Skip to content Skip to footer

One Fact E-Friday: Pentakosta & Tritunggal Mahakudus

Fakta-fakta Tentang Pentakosta dan Tritunggal Mahakudus

Pentakosta dan Nama Lainnya

Pentakosta merupakan hari raya penting umat Kristiani untuk memperingati peristiwa turunnya atau pencurahan Roh Kudus kepada para murid Tuhan Yesus yang sedang berkumpul di Yerusalem.

Peristiwa ini sekaligus menandai awal terbentuknya Gereja sebagai sebuah komunitas yang bersatu dan melanjutkan misi keselamatan jiwa-jiwa dari Tuhan Yesus bagi dunia.

Pentakosta berasal dari kata Yunani Pentēkostē yang berarti “hari ke-50”. Hari raya ini juga dikenal dengan nama Minggu Putih, sehingga di beberapa negara Eropa disebut sebagai Whitsuntide.

Asal Usul Pentakosta dalam Tradisi Yahudi (Perjanjian Lama)

Dalam tradisi Yahudi, Pentakosta berakar pada hari raya ucapan syukur bangsa Israel atas hasil panen gandum, yang kemudian dikaitkan dengan peringatan pemberian Hukum Taurat Musa dari Tuhan di Gunung Sinai. Hari raya besar ini dikenal dengan nama Shavuot.

Alkitab Perjanjian Lama mencatat hari raya ini sebagai:

  • “Hari raya panen buah sulung” (Keluaran 23:16).
  • “Hari raya Tujuh Minggu” (Keluaran 34:22; Ulangan 16:10; II Tawarikh 8:13).
  • “Hari buah sulung” (Bilangan 28:26).

Hari Raya Tritunggal Mahakudus dan Nama Lainnya

Hari Raya Tritunggal Mahakudus yang dirayakan pada hari Minggu, juga dikenal sebagai Minggu Trinitas. Pada hari ini Gereja merenungkan dan merayakan misteri Allah Tritunggal: satu kodrat dalam tiga pribadi, yaitu Allah Bapa, Allah Putra, dan Allah Roh Kudus.

Hari Raya Trinitas dirayakan:

  • Pada Minggu pertama setelah Pentakosta dalam kalender Gereja Ritus Barat.
  • Pada Minggu Pentakosta dalam kalender Gereja Ritus Timur.

Awal Perayaan Pentakosta dan Tritunggal Mahakudus

Terdapat dua versi mengenai awal perayaan Pentakosta:

  • Pada abad ke-2 menurut Epistola Apostolorum, sebuah karya Gereja Timur.
  • Pada abad ke-3 menurut Origen dan Tertullian.

Sementara itu, perayaan Hari Raya Tritunggal Mahakudus pertama kali berkembang di gereja-gereja Eropa pada abad ke-10. Perayaan ini kemudian diresmikan oleh Paus Yohanes XXII dengan memasukkannya ke dalam kalender liturgi Gereja Barat pada tahun 1334.

Makna Pentakosta dan Tritunggal Mahakudus

Makna Hari Raya Pentakosta bagi umat Kristiani adalah bahwa melalui pembaptisan Roh Kudus, para rasul—dan juga kita—semakin memahami misteri Injil secara mendalam serta memiliki kemampuan untuk mewartakannya kepada segala bangsa.

Menurut John Gill, pastor dan teolog asal Inggris, Pentakosta memberi kekuatan rohani agar Injil dapat diwartakan ke seluruh dunia.

Makna Tritunggal Mahakudus secara teologis dan dalam kehidupan sehari-hari dapat dipahami sebagai berikut:

  • Allah Bapa sebagai Sang Pencipta dan Pemrakarsa Penebusan (Mzm 33:6, 9; Mat 6:26; Yoh 1:18; Rm 1:7), diibaratkan sebagai matahari sumber kehidupan.
  • Allah Putra sebagai Sang Penebus Ciptaan (Mat 25:31; Mrk 2:8–10; Mat 28:18–20), diibaratkan sebagai cahaya yang memantulkan terang matahari.
  • Allah Roh Kudus sebagai Sang Pengudus dan Pembaru (Yoh 16:8–11; 1 Kor 6:19–20), diibaratkan sebagai panas dari cahaya matahari yang memberi kehidupan dan kehangatan.

Dasar Biblis yang Sama dan Keterkaitannya dengan Kenaikan Tuhan Yesus

Hari Raya Pentakosta dan Hari Raya Tritunggal Mahakudus memiliki dasar biblis yang sama, yakni janji Tuhan Yesus sebelum kenaikan-Nya ke Surga dalam Matius 28:18–20.

Seruan Tuhan Yesus, “Jadikanlah semua bangsa murid-Ku,” menjadi mandat perutusan bagi setiap murid-Nya untuk membawa Tuhan kepada sesama melalui sikap dan cara hidup sehari-hari.

Referensi Pentakosta:

Pena Katolik: “Apa yang Alkitab katakan tentang Pentakosta?” 5 Juni 2025

Apa yang Alkitab katakan tentang Pentakosta?

Yati Suwityoningrum, 20 Mei 2025 21.45 WIB, Mengerti: “Makna Pentakosta Bagi Umat Kristen: Pengertian, Sejarah, dan Tanggal Perayaan Hari Pencurahan Roh Kudus 2023”
https://www.mengerti.id/religi/6648851686/makna-pentakosta-bagi-umat-kristen-pengertian-sejarah-dan-tanggal-perayaan-hari-pencurahan-roh-kudus-2023

Katherine Yovita, 29 Mei 2025 22.00 WIB, Detik Jatim: “Apa Itu Hari Pentakosta? Ini Kaitannya dengan Kenaikan Yesus Kristus”
https://detik.com/jatim/berita/d-7939018/apa-itu-hari-pentakosta-ini-kaitannya-dengan-kenaikan-yesus-kristus

Kanya Anindita Mutiarasari, 6 Mei 2025 13.26 WIB, Detik News: “Jadwal Hari Pentakosta 2025, Cek Tanggalnya!”
https://news.detik.com/berita/d-7901875/jadwal-hari-pentakosta-2025-cek-tanggalnya

Situs Paskah Indonesia: “Apakah Pentakosta Itu?” 22/05/2015 17.07
https://paskah.sabda.org/apakah_pentakosta_itu

Alexander Haryanto, 7 Mei 2024 15.45 WIB, Tirto: “Arti dan Makna Pentakosta: Hari Raya Umat Kristiani 19 Mei 2024”
https://tirto.id/arti-dan-makna-pentakosta-hari-raya-umat-kristiani-ggeg

Wikipedia Bahasa Indonesia tentang Pentakosta:
https://id.wikipedia.org/wiki/Pentakosta

Referensi Tritunggal Mahakudus:

Katherine Yovita, 26 Mei 2025 12.35 WIB, Detik Jatim: “Makna dan Sejarah Hari Raya Tritunggal Mahakudus”
https://www.detik.com/jatim/berita/d-7932890/makna-dan-sejarah-hari-raya-tritunggal-mahakudus

Romo Fransiskus Emanuel da Santo Pr, 22 Mei 2024, KomKat KWI: “Renungan Hari Raya Tritunggal Mahakudus: ‘Kemuliaan Kepada Bapa, Putra, Dan Roh Kudus’”

Renungan Hari Raya Tritunggal Mahakudus :  “Kemuliaan Kepada Bapa, Putra Dan Roh Kudus”

Susan Aryanthi, 03/06/2023, Katolisitas: “Hari Tritunggal Maha Kudus”

Hari Tritunggal Maha Kudus

Wikipedia Bahasa Indonesia tentang Tritunggal Mahakudus:
https://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Raya_Tritunggal_Mahakudus

Hari Raya Pentakosta yang dirayakan pada Minggu, 8 Juni 2025, mengajak umat Kristiani menjadikan semangat Roh Kudus sebagai spiritualitas hidup sehari-hari. Pada Minggu berikutnya, 15 Juni 2025, Gereja merayakan Hari Raya Tritunggal Mahakudus.

Kenaikan Tuhan Yesus, Pentakosta, dan Tritunggal Mahakudus merupakan rangkaian perayaan yang saling terhubung dan berkelanjutan. Sebuah perikop Injil dari Matius menjadi benang merah yang mengikat ketiganya.

Semoga edisi One Fact E Friday ini dapat menjadi inspirasi dan membantu kita merenungkan iman akan Allah Tritunggal dalam kehidupan sehari-hari.

Go to Top