Kenaikan Tuhan Yesus
Kenaikan Tuhan Yesus dan Hari Rayanya
Kenaikan Tuhan Yesus adalah peristiwa terangkatnya Tuhan Yesus Kristus secara nyata dan fisik naik ke surga pada 40 hari setelah kebangkitan-Nya. Peristiwa ini terjadi di hadapan para murid-Nya setelah Ia menyampaikan pesan terakhir-Nya: “Kamu akan menjadi saksi-Ku.” (Kis 1:8)
Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus merupakan hari raya umat Kristiani untuk memperingati kenaikan Tuhan Yesus ke surga. Peringatan ini umumnya dirayakan pada hari Kamis, 40 hari setelah Hari Raya Paskah, dan 10 hari sebelum Hari Raya Pentakosta.
Perayaan Kenaikan Tuhan Yesus (Ascension Day) telah dilakukan sejak abad ke-4 dan menjadi momen penting dalam tradisi iman Kristiani yang diperingati setiap tahun.
Ayat-ayat Alkitab yang Mencatat Kenaikan Tuhan Yesus
Kisah Para Rasul 1:6–11 (ayat 9):
“Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka.”
Markus 16:19:
“Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah.”
Lukas 24:50–52 (ayat 51):
“Dan ketika Ia sedang memberkati mereka, Ia berpisah dari mereka dan terangkat ke sorga.”
Ayat-ayat Alkitab yang Merujuk pada Kenaikan Tuhan Yesus
- Injil: Matius 26:64; Yohanes 3:13; 6:62; 20:17.
- Surat-surat: Roma 8:34; Efesus 1:19–20; Kolose 3:1; 1 Petrus 3:21–22; Ibrani 10:12.
- Kesaksian Stefanus, martir pertama, dalam Kisah Para Rasul 7:55–56.
Situs Kenaikan Tuhan Yesus
- Bukit Zaitun (Mount Olivet atau Mount of Olives) di desa Betania. Sejak tahun 384, peringatan Kenaikan secara tradisional dilakukan di lokasi yang lebih tinggi di kawasan ini.
- Kapel Kenaikan (Chapel of the Ascension), sebuah gereja berbentuk bulat yang dipercaya sebagai lokasi tempat Tuhan Yesus Kristus terangkat ke surga.
- Konven Kenaikan (Convent of Ascension) di puncak Bukit Zaitun, yang menjadi situs kepercayaan milik Gereja Ortodoks Rusia.
Makna Penting Hari Kenaikan Tuhan Yesus
- Penyempurnaan karya keselamatan manusia oleh Yesus Kristus (KGK 665).
- Pemenuhan janji Tuhan Yesus—bukan perpisahan dengan-Nya—dan penguatan iman (Yoh 14:2–3; Kis 1:10–11).
- Pemuliaan Yesus Kristus (Flp 2:9; Ibr 8:1).
- Amanat Agung: misi bagi Gereja di dunia yang bising (Mat 28:19–20).
- Pembukaan jalan bagi pencurahan Roh Kudus (Yoh 16:7–13).
- Pengharapan dalam penderitaan (Kis 7:54–60).
- Kenaikan sebagai pengantar dan pengantara (KGK 667).
Sebuah Refleksi Kehidupan tentang Kenaikan Tuhan Yesus
Hari Raya Kenaikan Tuhan Yesus bagaikan sebuah undangan: untuk mengangkat pandangan lebih tinggi dari rutinitas, dari kelelahan hidup, dan dari berbagai kekecewaan.
Tuhan Yesus naik ke surga bukan untuk menjauh dari manusia, melainkan untuk menunjukkan arah tujuan hidup kita. Dan selama perjalanan iman ini, kita tidak pernah berjalan sendirian.
Referensi:
Irma Budiarti, DetikJatim (13 Mei 2025, 16.30 WIB):
Apa itu Kenaikan Yesus Kristus? Ini Makna dan Ayat Alkitabnya
Silmi Nurul Utami, Kompas.com (20 Mei 2025, 08.00 WIB):
Apa itu Kenaikan Yesus Kristus? Ini Penjelasan Lengkap dan Maknanya
Keuskupan Purwokerto:
Arti Penting Hari Raya Kenaikan Tuhan Yesus
Wikipedia Bahasa Indonesia:
Kenaikan Yesus Kristus
Pada hari Kamis, 29 Mei 2025, bersama seluruh Gereja Kristiani sedunia, kita merayakan Hari Kenaikan Tuhan Yesus. Peringatan ini telah dirayakan sejak abad ke-4 Masehi dan secara tradisional dikaitkan dengan sebuah situs bersejarah di desa Betania.
Tak jarang muncul pertanyaan di hati umat: untuk apa memperingati kenaikan Tuhan Yesus? Bukankah kebangkitan pada Hari Raya Paskah dan pencurahan Roh Kudus pada Hari Raya Pentakosta terasa lebih penting?
Melalui edisi One Fact E Friday ini, kita diajak mengulik kembali makna Kenaikan Tuhan Yesus—sebuah peristiwa iman yang meneguhkan harapan, arah hidup, dan misi Gereja di tengah dunia. Semoga berkenan dan memberi sedikit pencerahan.
